Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

pages

Thursday, June 2, 2016

[Sequel 1] Sisi Lain Sebuah Perjalanan



Sisi lain sebuah perjalanan
                Awalnya kami tidak menyangka akan melangkah sejauh ini. Melakukan pengabdian, ya sesuatu hal yang tidak pernah terfikirkan sebelumnya. Semua berawal dari hal sederhana yaitu keinginan untuk membuat PKM (Program Kreativitas Mahasiswa). Semua saling berpendapat untuk menentukan ide dari PKM yang akan ditulis. Sampai beberapa hari kemudian setelah beberapa kali diskusi akhirnya diputuskan untuk mengambil tema biopori. Setelah tema, kami kemudian mencari target sasaran yang akan kami lakukan pengabdian disana. Kami berkonsultasi dengan Dosen Pembimbing kami yang paling sabar, ramah, dan selalu memberikan saran dan motivasi terbaik untuk kelompok kami. Ya beliau adalah salah satu dosen kami di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember. Beliau adalah Ibu Iken Nafikadini, S.KM., M.Kes. Setelah berkonsultasi akhirnya diputuskan bahwa kami memilih Dusun Karangharjo sebagai sasaran dari PKM kami.
            Waktu pun terus berlalu sampai akhirnya pada tanggal 22 Februari 2016, kelompok kami terpilih dan lolos didanai DIKTI. Ada rasa bahagia, keyakinan, dan persahabatan yang akan semakin erat yang terbayang di benak kami. The Journey is begin. Ketika pada awalnya kita tidak pernah tahu persis dimana letak Dusun karangharjo, kita membulatkan tekad untuk tetap berangkat dengan bekal sedikit informasi dari kakak tingkat FKM yang pernah melakukan PBL di Desa Curah Takir.
            Kita tidak tahu dimana kita akan berhenti. Kita hanya menyusuri jalan yang dikelilingi pemandangan yang indah. Ya…pemandangan yang belum pernah kita temukan selama satu setengah tahun hidup merantau di Kabupaten Jember. Di tengah jalan ketika kamii beristirahat sebentar kita bertemuu dengan pengendara lain yang ingin menuju Desa Curah Takir. Alhasil kita mengikuti petunjuk dari orang tersebut.
            Sampai akhirnya kita menemukan sebuah kehidupan di Dusun yang terletak di tengah- tengah luasnya kebun karet. Ya… memang dusun tersebut tidak terlalu luas. Jarak dari satu rumah ke rumah lainnya pun agak jauh. Sebuah keadaan yang membuat kita kagum, bagaimana masyarakat dusun tersebut menjalani kehidupannya dengan penuh kesederhanaan. Lalu apa yang akan kita lakukan selanjutnya ? Tunggu sequel kedua dari kami :) :)
           
               

No comments:

Post a Comment

 
Blogger Templates